Home

Sudah Waktunya Bagi Wenger Tinggalkan Arsenal

Hal tersebut dituturkan oleh salah seorang Mantan gelandang Arsenal, Gilberto Silva. Menurutnya, Wenger sama sekali tidak mengubah cara kerjanya di Arsenal, sementara klub lain terus berkembang dengan kekuatan finansial yang melimpah, hal ini menandakan, Wenger mestinya angkat kaki dari Emirates.

Masa depan Arsene Wenger di Arsenal masih diragukan dengan kontraknya sekarang yang akan segera habis musim panas ini dan sang manajer juga belum memutuskan apakah akan bertahan atau hengkang. Namun baru-baru ini, Muncul saran yang menyebut bahwa Juru taktik asal Prancis memang sudah waktunya untuk meninggalkan Arsenal.

Seperti diketahui, sejak paruh kedua musim, Arsenal memang mengalami kesulitan yang cukup seruis. Nyaris dapat dipastikan, mereka telah tersingkir dari persaingan gelar Liga Primer dan butuh keajaiban untuk membalikkan defisit 5-1 saat jumpa Bayern Munich di Liga Champions, dini hari nanti. Kesimpulannya, hanya piala FA yang jadi satu-satunya harapan The Gunners saat ini.

Situasi tersebut membuat pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menjadi satu-satunya sosok yang mendapati kritik dari berbagai pihak, satu-satunya sosok yang dinilai harus bertanggung jawab atas periode pelik tersebut. Tak ayal, muncul rumor yang menyebutkan bahwa Arsenal tak akan lagi menambah kontrak manajer veteran asal Prancis tersebut yang akan berakhir musim panas mendatang.

Terkait hal ini, Gilberto Silva, yang menghabiskan enam tahun di Arsenal di bawah Wenger dan menjadi bagian skuat “Invincibles” pada 2003/04, menilai pria 67 tahun tersebut sudah tidak bisa lagi bersaing dengan para pelatih muda yang membawa ide-ide serta taktik baru dalam sepakbola modern seperti sekarang ini.

“Menurut saya, sudah waktunya bagi Wenger untuk meninggalkan Arsenal, bukan karena ia tidak bisa melakukan tugasnya lagi, tapi, mungkin karena klub-klub lain telah mengubah cara kerja mereka, bagaimana cara mereka memainkan pertandingan. "

“Sedangkan Wenger terlihat seperti tidak mengubah cara kerjanya, bukan karena ia tidak mau, tapi karena tidak mudah bersaing dengan klub yang menghabiskan banyak uang di setiap musim.” ucap Gilberto kepada Sport360